PEMALANG, comaltv.id – Ratusan massa menggeruduk SDN 01 Kebondalem, Pemalang, Senin (5/10/2026). Mereka menuntut kejelasan pihak sekolah terkait kasus meninggalnya seorang siswa yang diduga menjadi korban perundung
Aksi ini dipicu batalnya agenda klarifikasi resmi yang sebelumnya dijadwalkan pihak sekolah pada hari ini. Melalui surat tertanggal 4 Oktober 2026, agenda tersebut mendadak dibatalkan secara sepihak tanpa kejelasan.
Kondisi tersebut membuat emosi warga memuncak dan mendesak pihak sekolah untuk memberikan penjelasan terbuka.
Di tengah situasi tersebut, Plt Bupati Pemalang, Nurkholes, turun langsung ke lokasi dan menyampaikan pernyataan tegas. Ia menegaskan akan mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah.

“Kita lakukan evaluasi terhadap kepala sekolah dan tentunya kita akan ambil tindakan tegas. Kalau bisa kita ya kita pindah, tidak boleh ada di sekolah ini lagi,” tegas Nurkholes.
Ia juga memastikan akan ada sanksi administratif jika terbukti ada kelalaian.
“Kalau terbukti langkah administratif yang akan dilakukan ya pasti ada hukuman disiplin, nanti akan ada hukuman disiplin,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Pemalang masih melakukan pendalaman terkait kasus tersebut. (*)





Tinggalkan Balasan